Materi AIJ


1. Firewall

Apa itu Firewall

Menurut definisinya, firewall adalah sistem keamanan jaringan komputer yang mampu melindungi dari serangan virus, malware, spam, dan serangan jenis yang lainnya. Dapat dikatakan juga bahwa, firewall merupakan perangkat lunak untuk mencegah akses yang dianggap ilegal atau tidak sah dari jaringan pribadi (private network).

Sehingga, tugas utama dari adanya firewall sendiri adalah untuk melakukan monitoring dan mengontrol semua akses masuk atau keluar koneksi jaringan berdasarkan aturan keamanan yang telah ditetapkan. 

Namun, masih terdapat beberapa orang atau user yang belum aware dengan adanya sistem ini dan cenderung mengabaikan dari sistem keamanan pada jaringan komputer. Selain itu, firewall juga mempunyai peranan penting dalam menjaga keamanan lalu lintas pada jaringan internet yang terhubung dengan perangkat komputer anda

Pentingkah Firewall?

Pentingkah penggunaan dari firewall? Pertanyaan tersebut akan muncul ketika perangkat anda belum pernah dampak cukup signifikan dari adanya sebuah virus atau malware. Ketika ada sebuah koneksi ilegal atau lalu lintas yang mencurigakan masuk ke dalam perangkat jaringan komputer anda, maka masalah tersebut akan semakin menjadi rumit dan pelik.

Fungsi Adanya Firewall

Terdapat banyak sekali keunggulan dan fitur yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna agar tetap aman dalam mengakses halaman situs. Berikut ini merupakan beberapa fungsi utama dari penerapan firewall pada perangkat anda.

1. Melindungi Data dari Serangan Hacker

Pertama, jika anda sering mengakses internet dan tidak mengontrol aktivitas lalu lintas anda. Maka, semakin besar peluang anda untuk terkena peretasan data yang dilakukan oleh hacker untuk mendapatkan informasi penting yang anda miliki. 

Untuk dapat mencegah terjadinya hal tersebut, maka anda perlu untuk selalu mengaktifkan sistem perlindungan dari firewall agar anda tetap dapat berselancar di internet dengan nyaman dan aman.

2. Mampu Memblok Konten yang tidak Diinginkan

Kedua, fitur dari firewall juga dapat digunakan untuk memblokir atau melarang sebuah konten website dari alamat yang spesifik pada perangkat komputer anda. Selain itu, anda juga dapat mengatur alamat URL apa saja yang tidak boleh untuk diakses pada device anda.

3. Untuk Monitoring Bandwidth

Ketiga, firewall juga berfungsi untuk membatasi dan memonitor layanan bandwidth yang bisa digunakan. Selanjutnya, anda juga dapat menetapkan batasan untuk setiap konten berupa gambar, video, musik, atau hiburan lain. Anda juga dapat menentukan sendiri konten yang cocok dengan minat dan keinginan anda, misalnya konten di bidang bisnis dan IT.

4. Dapat Mengakses Layanan VPN

Di dalam firewall juga memfasilitasi dengan adanya fitur VPN (Virtual Private Network) yang berfungsi untuk dapat mengakses berbagai akses konten atau website yang diblokir oleh pihak provider. Hal tersebut tentunya dapat meningkatkan produktivitas dan sistem data sharing yang akan diimplementasikan.

Jenis – Jenis dari Firewall

Terdapat setidaknya empat jenis dari firewall, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Next Generation Firewall

Jenis yang pertama sering diklaim sebagai bentuk dari firewall masa kini. Dimana, untuk next generation firewall terbagi menjadi tiga fitur utama, yaitu pengecekan detail paket, evaluasi sumber paket, serta penentuan penilaian identitas paket.

Jika dilihat dari perspektif bentuk, maka firewall jenis ini terbagi menjadi, yaitu hardware, software, dan cloud

2. Packet Filtering Firewall

Jenis yang kedua adalah packet filtering firewall, merupakan tipe yang paling senior daripada jenis yang lainnya. Proses kerja dari jenis ini adalah dengan cara mengecek paket sistem tersebut.

Proses pengecekan yang dilakukan meliputi validasi alamat IP, nomor port, tipe, dan kebutuhan yang lainnya. Kelebihan dari jenis ini adalah ringan dan tidak banyak berpengaruh pada performa dari sistem tersebut.

3. Proxy Firewall

Proxy firewall sering juga disebut dengan application – level gateway yang bekerja dengan memproses nilai sumber paket beserta isinya. Hal tersebut nantinya akan muncul perbedaan ketika anda memakai proxy firewall.

4. Stateful Inspection Firewall

Jenis yang terakhir adalah stateful inspection firewall, dimana fungsi utamanya adalah untuk mengecek packet source dan membuka isi dari paket tersebut. Jika anda menggunakan sistem ini, maka otomatis dapat meningkatkan tingkat keamanan, namun dapat mengurangi performa komputer anda.

Manfaat yang Dimiliki

Selanjutnya, masuk pada pembahasan mengenai manfaat dari penerapan firewall bagi keamanan jaringan sistem komputer anda.

1. Melindungi Komputer dari Akses Ilegal Jarak Jauh

Manfaat yang pertama, dapat melindungi dan mencegah dari praktik akses ilegal jarak jauh yang dapat dilakukan oleh seorang hacker. Misalnya saja, kursor dari mouse anda yang tiba – tiba dapat bergerak secara sendirinya. Tentu saja hal tersebut dapat terjadi dengan tujuan untuk praktik peretasan informasi atau data pribadi anda.

Dengan adanya perlindungan dari firewall, maka hal tersebut dapat diantisipasi dengan menerapkan konfigurasi OS yang benar. Serta, dapat menonaktifkan akses kontrol desktop jarak jauh yang dilakukan oleh peretas perangkat komputer anda.

2. Mampu Menjadi Aplikasi Game Online Lebih Aman

Berikutnya, bagi anda yang suka bermain dengan online gaming, tentunya akan sangat mengkhawatirkan jika saat bermain muncul sebuah malware atau pesan adanya virus dalam komputer tersebut. 

Oleh karena itu, dengan adanya firewall maka dapat mencegah hal tersebut terjadi semakin besar dan mampu diblokir secara cepat dan akurat.

3. Dapat Memblokir Pesan yang Tertaut

Di dalam internet pun juga dapat terjadi berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan oleh user. Tentunya, dalam internet juga berpeluang muncul malware yang melintas pada dunia maya. Dengan firewall, maka dapat mencegah terjadinya hal tersebut semakin melebar dan berdampak buruk bagi kesehatan perangkat anda.

Cara Kerja untuk Melindungi Perangkat Komputer

Di dalam firewall sendiri dibagi lagi menjadi tiga metode untuk dapat mengontrol lalu lintas data yang masuk dan keluar dari jaringan, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Lakukan Penyaringan (Filtering) Paket

Pada metode menggunakan paket potongan kecil data yang nantinya dianalisis terhadap sebuah satu set filter. Selanjutnya, paket yang telah melalui tahap filter masuk akan dikirim ke sistem yang diminta. Dan untuk paket yang lain akan dibuang.

2. Proxy Service

Pendekatan metode yang selanjutnya melalui proxy, dimana informasi di internet akan diambil oleh firewall yang kemudian akan dikirim menuju sistem yang diminta. Begitu juga sebaliknya, sehingga akan terjadi proses yang terus berkelanjutan sesuai dengan layanan proxy yang diterapkan.

3. Melaksanakan Inspeksi Stateful

Metode yang terakhir terbilang cukup baru, dimana sistem tersebut akan membandingkan bagian kunci tertentu dari paket dengan basis data informasi yang terpercaya.Dimana,  informasi dari firewall tersebut akan menentukan secara spesifik terkait karakteristik yang nantinya menghasilkan kecocokan yang masuk akal.

Kesimpulan

  • Firewall merupakan sebuah sistem keamanan jaringan komputer untuk membantu mencegah dari ancaman akses ilegal dari koneksi luar.
  • Jenis dari firewall terdiri atas, next generation, proxy, packet filtering, dan stateful inspection.
  • Sangat penting untuk selalu menjaga keamanan komputer secara penuh dengan menggunakan sistem firewall ketika anda mengakses jaringan internet dan berhubungan langsung dengan dunia maya.
  • sumber: https://www.sekawanmedia.co.id/blog/pengertian-firewall/

2. Manajemen Bandwidth 

Pengertian Manajemen Bandwidth

Manajemen bandwidth adalah sebuah proses yang digunakan untuk memberikan saluran yang bisa dimanfaatkan dalam proses upload atau juga download. Tujuannya agar kualitas dari layanan yang dilakukan mampu memberikan hasil yang baik.

Beberapa metode yang bisa dilakukan di dalam manajemen bandwidth antara lain:

  • Discard packet: digunakan membuang traffic yang telah melewati batas ukuran tertentu.
  • TCP rate control: digunakan mengatur transmisi data dengan berdasarkan seberapa besar pengaturan dari ukuran Windows TCP. Namun, model ini hanya bisa berjalan untuk aplikasi yang menggunakan TCP.
  • Queueing: metode ini digunakan untuk mengklasifikasikan paket. Selanjutnya, paket akan ditempatkan sesuai dengan aturannya. Setelah itu, bandwidth akan melakukan penjadwalan terhadap data yang akan dikirim. Beberapa algoritma yang biasanya digunakan seperti PCQ, HTB, RED, CBQ, dan lain sebagainya
  • Fungsi Manajemen Bandwidt
  • https://www.nesabamedia.com/wp-content/uploads/2019/11/Fungsi-Manajemen-Bandwidth.jpg
  • Lalu apa saja fungsi manajemen bandwidth? Penggunaan bandwidth juga harus diimbangi dengan manajemen yang baik. Jika manajemen bandwidth buruk, maka meskipun bandwidth tersebut cukup besar tetap saja data yang dikirimkan maupun diterima akan lemot.

    Maka dari itu, Anda harus paham tentang apa sih yang sebenarnya merupakan fungsi adanya manajemen bandwidth ini:

    • Dengan adanya manajemen bandwidth diharapkan nanti semua komputer bisa menggunakan internet secara stabil dan tidak ada gangguan apapun. Meskipun pada waktu itu komputer atau perangkat lain yang terkoneksi ke internet cukup banyak.
    • Manjaemen bandwidth berfungsi untuk memberikan bagian terhadap setiap unit sesuai dengan keperluannya. Jadi tidak akan ada komputer yang menggunakan koneksi internet lebih besar padahal tidak memiliki kebutuhan yang besar.
    • Berguna untuk bisa memaksimalkan penggunaan bandwidth pada seluruh perangkat yang terhubung ke jaringan tersebut.
    • Manajemen bandwidth bermanfaat untuk membantu admin di dalam melakukan pengelolaan bandwidth.

    Cara Manajemen Bandwidth yang Benar

    1. Tanpa menggunakan aplikasi

    Cara ini tidak membutuhkan aplikasi pihak ketiga, dimana Anda hanya perlu melakukan pengaturan pada sistem operasi Windows. Beberapa hal yang harus disiapkan, yakni Os Windows, jaringan internet atau bisa juga Wi-Fi, dan control panel dimana Anda harus login sebagai administrator.

    • Setelah itu Anda tekan Windows+R dan ketikkan gpedit.msc. Nanti Anda akan menemukan dialog Local Group Policy Editor dan pilihlah pada bagian panel kiri yakni computer congiguration – administrative template – network – QoS packet scheduler.
    • Di panel sebelah kanan, Anda double klik pada limit reservable bandwidth. Kemudian Anda harus memilih radio enable dan tinggal mengatur seberapa cepat kecepatan yang diinginkan. Prosentasi yang Anda atur itulah yang akan dibagikan kepada client. Sementara sisa dari prosentasi tersebut akan digunakan oleh komputer Anda.
    • Jika sudah selesai, maka Anda tinggal menutup semua kotak dialog tersebut dan tinggal restart komputer Anda.

    2. Dengan menggunakan aplikasi

    Adapun aplikasi yang digunakan untuk melakukan manajemen bandwidth adalah P2POver yang sebenarnya memiliki fungsi yang sama dengan router. Beberapa bahan yang harus Anda siapkan terlebih dahulu antara lain: Os Windows, jaringan internet atau Wi-Fi, control panel sebagai administrator, dan tentunya aplikasi P2POever.

    • Langkah pertama, Anda harus menginstal aplikasi tersebut sesuai dengan instruksi yang diminta. Di sii Anda akan mendapatkan wizard setup ketika aplikasi tersebut pertama kali digunakan. Anda tinggal memilih mana jaringan yang pada waktu itu sedang aktif.
    • Anda tinggal menunggu sampai proses inisialisasi selesai dan kemudian Anda harus melakukan IP request.
    • Pada settings, Anda pilih Schedules Settings dan Anda harus mengisi dengan nama konfigurasi secara bebas. Di bagian blok inilah Anda harus melakukan setting jam, hari, maupun settingan lainya yang Anda inginkan. Anda juga bisa langsung memilih select All.
    • Masih pada sektor pengaturan, Anda harus memilih Rule Setting  dan klik New untuk membuat aturan baru. Isi nama aturan tersebut dan dibagian combobox dibawah, Anda bisa mengisinya dengan schedule yang sebelumnya Anda buat. Selanjutnya klik Next.
    • Ada tiga ketentuan di bagian Please inputer bandwidth, yakni:
      • Incoming merupakan bandwidth data masuk
      • Outgoing merupakan bandwidth data keluar
    • Di bagian P2P, Anda harus mencentang P2P yang hendak Anda blok. Jika tidak ada, langsung next.
    • Langkah selanjutnya adalah di bagian HTTP.FTP Download, Anda harus mengatur ekstensi yang ingin Anda blok. Untuk formatnya cukup 3 yaitu exe, zip, rar, mkv, dan iso.
    • Di bagian WWW tinggal Anda klik next dan untuk ACL juga tinggal langsung next.
    • Di tampilan utama, Anda harus mengklik scan sehingga menemukan client yang terkoneksi dengan jaringan internet Anda. Untuk daftar teratas adalah komputer kita. Jika hendak membatasi akses dari host, maka klik kanan di nama host tersebut dan klik Apply Rule to Host Selected.
    • Jika sudah, klik start dimana proses manajemen bandwidth akan mulai bekerja.
    • sumber : https://www.nesabamedia.com/pengertian-manajemen-bandwidth/


3. Proxy Server

Apa itu Proxy Server?

Proxy server adalah perangkat komputer atau software yang bekerja sebagai proxy, yaitu menjadi perantara bagi Anda dan server tujuan.  

Jadi, ketika mengakses internet, Anda tidak langsung terhubung ke website tujuan karena akan melalui server terlebih dahulu. Misalnya, ketika mengakses sebuah website.

Dengan adanya proxy , Anda juga bisa melakukan aktivitas internet yang lebih aman. Alasannya, informasi asli Anda bisa disamarkan dengan bantuan proxy tersebut. Jadi, tidak mudah dicuri oleh hacker. 

Tak hanya itu, proxy server juga cukup efektif digunakan sebagai sebuah gateway. Nantinya, semua koneksi yang dilakukan akan sesuai dengan setting gateway yang ditetapkan. Dengan begitu, tidak mudah disusupi serangan dari luar yang tidak diinginkan.

Nah, mari pelajari lebih lanjut kegunaannya..

Fungsi Proxy Server

Secara umum, ada empat fungsi proxy server, yaitu:

1. Masking

Proxy server memiliki fungsi menutupi atau menyembunyikan identitas Anda, terutama alamat IP. Ketika pertukaran data melewati gateway, alamat IP Anda akan diganti. Dengan begitu, website yang Anda tuju tidak bisa mengetahui alamat IP asli Anda.

2. Connection sharing

Server proxy berfungsi sebagai sebuah hub atau terminal. Sebagai contoh, jika sebuah perusahaan menggunakan proxy, maka semua orang di perusahaan tersebut dapat mengakses internet melalui satu jalur atau satu gateway.

Dengan kondisi tersebut, antar komputer dapat saling berbagi akses data melalui server yang sama.

3. Filtering

Fungsi proxy server lainnya adalah filtering, atau sebagai pemilah informasi. Semua transfer informasi menggunakan internet akan disaring terlebih dahulu sehingga bisa meminimalisir serangan virus atau malware.

4. Caching

Proxy server juga berfungsi untuk caching. Artinya, data sementara dari aktivitas internet akan disimpan di server. Jadi ketika Anda ingin mengakses data itu lagi, proxy server akan memberikan data yang sudah disimpan sebelumnya.

Semua data yang pernah Anda akses akan disimpan oleh server dalam bentuk cache, seperti yang digambarkan pada gambar di bawah ini:

penyimpanan cache server proxy

Berkat keempat fungsi proxy server, Anda dapat memperoleh banyak manfaat ketika melakukan aktivitas di dalam jaringan. Apa saja manfaatnya? 

Manfaat Proxy Server

Berikut adalah enam manfaat proxy server yang mampu mendukung aktivitas berinternet Anda:

1. Meningkatkan Keamanan Jaringan 

Berkat fungsi filtering, data yang masuk dan keluar akan disaring. Dengan begitu, Anda akan lebih terlindungi dari berbagai virus dan malware.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan jenis proxy tertentu agar semua pertukaran data terenkripsi. Dengan begitu, bisa mencegah orang asing memantau aktivitas internet Anda.

Biasanya banyak perusahaan yang menggunakan proxy bersamaan denganVPN guna meningkatkan keamanan.

2. Menjaga Privasi Pengguna

Server proxy bisa membantu privasi Anda saat berselancar di internet. 

Alasannya, fungsi masking membuat alamat IP Anda saat browsing dapat disembunyikan dan diganti dengan IP dari proxy tersebut. Artinya, website yang Anda tuju tidak bisa mengetahui informasi pribadi Anda.

Dengan begitu, Anda dapat melakukan browsing dengan lebih leluasa, tanpa perlu khawatir data pribadi Anda diketahui.

3. Mempercepat Akses Konten

Karena fungsi caching, semua data yang pernah Anda akses akan disimpan sementara. Jadi, ketika Anda melakukan request data yang sama dari server, proxy akan melayani permintaan tersebut menggunakan data yang tersimpan dalam cache. 

Dengan begitu, akses informasi bisa lebih cepat karena tidak semua permintaan harus ditujukan ke server tujuan sebenarnya.

4. Menghemat Penggunaan Bandwidth

Fungsi caching pada proxy server tak hanya mendukung kecepatan Anda, tapi juga menghemat bandwidth. Mengapa begitu?

proxy menghemat bandwidth

Ketika ada sepuluh permintaan sama ke server tujuan, maka dibutuhkan bandwidth untuk melayani sepuluh permintaan tersebut.

Namun, dengan adanya server proxy, permintaan tersebut akan dilayani dari cache terlebih dahulu. Jadi, tidak membutuhkan bandwidth layaknya sebuah permintaan baru ke server. 

5. Membuka Akses yang Diblokir

Proxy server mampu membuka akses terhadap konten yang diblokir oleh negara, provider internet tertentu. Umumnya, pemblokiran dilakukan berdasarkan alamat IP dari pihak yang mengakses.

Nah, karena proxy mampu menyembunyikan IP pengguna, maka otomatis permintaan ke server yang diblokir akan diizinkan. Alasannya, tidak termasuk dalam daftar blokir.

Sebagai contoh, di kantor Anda terdapat kebijakan untuk memblokir konten sosial media atau forum online. Padahal, Anda adalah seorang staf marketing yang butuh memantau berbagai website tersebut. 

Dengan begitu, Anda bisa mengakses website yang diblokir sesuai kebutuhan pekerjaan Anda, meskipun pengguna lain di kantor Anda terblokir.

6. Mengontrol Penggunaan Internet untuk Pengguna Lain

Selain membuka blokir, proxy server juga bisa menutup akses terhadap konten tertentu yang tidak diizinkan. 

Contohnya, Anda bisa memblokir semua akses ke platform media sosial kalau dianggap mengganggu produktivitas perusahaan. Bisa juga untuk menghindari akses ke website yang berbahaya dan justru bisa menyebabkan masuknya malware.

Semua manfaat di atas bisa Anda dapatkan dari berbagai jenis proxy yang ada. Apa saja?

Jenis-jenis Proxy Server

Berikut adalah jenis-jenis proxy server yang cukup umum digunakan:

1. Forward Proxy

Forward proxy adalah jenis proxy yang paling umum digunakan. Jenis proxy ini  sebagai perantara antara sekelompok pengguna dengan internet melalui satu jalur koneksi.

Forward proxy mampu menyembunyikan IP pengguna dari website yang dituju, sehingga data pribadi Anda tetap terjaga.

2. Web Proxy

Web proxy merupakan forward proxy yang menjadi bagian dari sebuah browser. Anda cukup melakukan setting untuk menggunakan jenis proxy ini.

Sayangnya, web proxy terkadang bermasalah dengan skrip Java maupun Flash. Jadi, pertimbangkan penggunaan proxy ini kalau Anda sering mengakses website yang banyak menggunakan Flash.

3. Reverse Proxy

Sesuai namanya, reverse proxy adalah kebalikan dari forward proxy. Kalau forward proxy lebih dekat dengan klien/pengguna, reverse proxy banyak dimanfaatkan oleh server, seperti server website.

Dengan adanya reverse proxy, tidak semua permintaan dari pengguna akan masuk ke server tujuan secara langsung, tapi akan ditangani oleh reverse proxy dulu. 

Reverse proxy berguna untuk menjaga keamanan server agar tidak mendapatkan serangan dari luar.

Tak hanya itu, kalau sebuah website memiliki lebih dari satu server untuk melayani permintaan data, reverse proxy bertugas menyeimbangkan beban traffic dengan membagi request secara merata.

alur cara kerja reverse proxy

Reverse proxy juga dilengkapi dengan fitur enkripsi SSL yang penting menjaga keamanan transaksi data yang terjadi.

4. Transparent Proxy

Transparent proxy adalah jenis proxy yang juga dikenal dengan sebutan inline proxy. Jenis proxy ini  menjadi perantara dari sebuah pertukaran data tanpa memodifikasi request yang dikirim maupun diterima server.

Pada praktiknya, jenis proxy ini sering dipasang pada sebuah jaringan tanpa diketahui pengguna. Tak heran, transparent proxy juga disebut forced proxy, karena sifat penggunaannya yang “memaksa”.

Hal ini dapat terjadi karena tidak ada perubahan pengaturan proxy komputer klien.

Umumnya, transparent proxy memberikan Anda sebuah konten yang sudah ada di cache atau mengalihkan Anda ke halaman lain jika tidak sesuai ketentuan. Pada banyak kasus, transparent proxy biasanya sering digunakan  oleh operator jaringan.

Contoh yang paling sering Anda temui adalah ketika mencoba mengakses website yang berbahaya, Anda akan diarahkan ke halaman berita tertentu atau halaman peringatan internet sehat.

5. SSL Proxy

SSL Proxy juga disebut HTTPS Proxy. Server proxy ini adalah jenis transparent proxy yang menyediakan dukungan SSL (Secure Socket Layer) terhadap koneksi yang terjalin antara pengguna dan web server.

Proxy jenis ini tidak terdeteksi oleh website yang dituju maupun oleh penggunanya sendiri. Karena didukung SSL, proxy jenis ini menjamin keamanan data berkat adanya enkripsi pada pertukaran datanya.

6. Anonymous Proxy

Anonymous proxy adalah jenis proxy yang mampu menyembunyikan identitas atau alamat IP pengguna dari website yang dituju.

Berbeda dengan transparent proxy, anonymous proxy melakukan modifikasi terhadap data yang Anda kirim dan terima. Misalnya, IP pengguna akan diganti dengan IP baru oleh anonymous proxy. 

Meskipun demikian, penggunaan proxy ini tetap akan memberitahu server website yang Anda tuju bahwa Anda sedang menggunakan proxy.

Proxy server jenis ini biasanya digunakan untuk menghindari targeted ads, mengakses konten yang dilarang, serta melindungi aktivitas internet Anda dari pantauan pihak ketiga.

7. High Anonymity Proxy

High anonymity proxy adalah jenis proxy yang memiliki tingkat keamanan paling tinggi dibandingkan jenis lainnya. Alasannya, jenis proxy ini dapat menyembunyikan alamat IP Anda, sekaligus menyembunyikan informasi bahwa Anda sedang menggunakan proxy.

High anonymity proxy juga disebut elite proxy, dan merupakan kombinasi sempurna antara transparent proxy dan anonymous proxy.

Karena tingkat keamanannya yang tinggi, kebanyakan jenis proxy ini disediakan oleh layanan berbayar, seperti Smartproxy, Bright Data, RSocks, atau Oxylabs.

Sayangnya, karena jenis proxy ini banyak diminati, elite proxy yang terbuka untuk publik seringkali mengalami server overload. Jadi, pertimbangkan lagi kalau Anda menggunakan layanan elite proxy gratis.

8. Distorting Proxy

Distorting proxy mirip dengan anonymous proxy. Bedanya, alamat IP Anda tidak diganti dengan IP proxy, tapi dimodifikasi menjadi sebuah alamat IP palsu. 

Dengan begitu, penggunaan proxy Anda tidak terdeteksi, dan alamat IP Anda juga tetap terjaga.

9. Rotating Proxy

Rotating proxy adalah jenis proxy yang dapat menyembunyikan IP pengguna, tapi tetap terdeteksi sebagai jaringan proxy. Itulah mengapa jenis proxy ini berada pada klasifikasi yang sama dengan anonymous proxy. 

Seperti halnya distorting proxy, jenis proxy ini cocok digunakan untuk banyak pengguna. Rotating proxy mampu memberikan alamat IP palsu yang unik bagi masing-masing pengguna. 

Lalu jenis proxy mana yang harus Anda gunakan? Kunci dari penggunaannya adalah mengetahui risikonya terlebih dahulu.

Risiko Penggunaan Proxy Server

Meski memiliki banyak fungsi, manfaat, dan terdiri atas banyak jenis, proxy server juga memiliki beberapa risiko, antara lain:

  • Data cache yang tersimpan di server, bahkan termasuk password Anda, dapat disalahgunakan. Terdapat beberapa perusahaan penyedia layanan khusus proxy, tapi tidak semua layanan memiliki reputasi dan kredibilitas yang terjamin. Maka dari itu, pilihlah jasa layanan proxy server yang terpercaya.
  • Tidak semua proxy server kompatibel dengan jaringan lokal yang Anda gunakan. Tiap proxy memiliki konfigurasi tersendiri, sehingga Anda masih perlu mengubah pengaturan proxynya atau memilih jenis yang cocok dengan jaringan yang Anda gunakan.
  • Banyak proxy yang bisa membuat data Anda tetap mendapat serangan virus dan malware. Terutama, saat menggunakan proxy gratis. 
  • Meskipun mendukung penghematan bandwidth, banyaknya pengguna kadang menyebabkan server overload sehingga  kecepatan internet Anda bisa menurun.
  • Menggunakan proxy tidak secara otomatis membuat data Anda enkripsi. Keamanan data hanya bisa terjamin kalau Anda menggunakan SSL proxy yang didukung fitur enkripsi yang baik.

Jadi, Server Proxy Mana yang Anda Pilih?

Proxy server merupakan solusi ideal untuk menjamin  keamanan berinternet. Namun, memilih jenis proxy yang tepat adalah kuncinya.

Pilihlah jenis proxy yang paling cocok untuk kebutuhan Anda. Apakah Anda menggunakannya di rumah? Atau di perusahaan? Membutuhkan keamanan khusus atau sekadar menghindari blokir tertentu?

Dengan berbagai fungsi proxy yaitu masking, connection sharing, filtering, dan caching, Anda bisa menikmati berbagai manfaat, seperti koneksi internet yang lebih cepat, privasi yang lebih terjaga, dan data yang lebih aman.

Pun demikian, selalu hindari risiko dari penggunaan proxy server dengan menggunakan layanan yang kredibel. Dengan begitu, keamanan Anda bisa lebih terjaga.  

Oh ya, bagi Anda pemilik website, salah satu cara terbaik menjaga keamanan adalah dengan mengaktifkan SSL agar terlindung dari aksi hacking. Namun, ada banyak cara mengamankan website yang bisa Anda pelajari dengan mudah melalui ebook gratis kami.


Komentar